Nikmat Bukanlah Sekedar Pemberian Cuma-cuma

NIKMAT BUKANLAH SEKEDAR PEMBERIAN CUMA-CUMA.

{ یَـٰۤأَیُّهَا ٱلَّذِینَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَیِّبَـٰتِ مَا رَزَقۡنَـٰكُمۡ وَٱشۡكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمۡ إِیَّاهُ تَعۡبُدُونَ }

“Wahai sekalian orang-orang yang beriman makan dan minumlah dari rezeki yang baik yang telah kami karuniakan kepada kalian, dan bersyukurlah (kalian) hanya kepada Allah kalau kalian hanya beribadah kepada-Nya.” [QS. Al-baqarah : 2/172].

قال الإمام ابن كثير -رحمه الله- : “يَقُولُ تَعَالَى آمِرًا عِبَادَهُ الْمُؤْمِنِينَ بِالْأَكْلِ مِنْ طَيبات مَا رَزَقَهُمْ تَعَالَى، وَأَنْ يَشْكُرُوهُ عَلَى ذَلِكَ، إِنْ كَانُوا عَبِيدَهُ…”

Al-imam ibnu katsir -rahimahullah- berkata :

“Allah berfirman memerintahkan hamba-hamba-Nya yang beriman agar memakan dari rezeki yang baik yang telah Dia karuniakan kepada mereka, dan agar mereka bersyukur kepada-Nya atas hal itu, jika mereka benar-benar merupakan hamba-hamba-Nya.” [Tafsir Al-qur’an al-‘adzhim]

#marimemberimanfaat

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top